Evil Nun (2025) membawa penonton ke dalam suasana mencekam ketika sebuah kelompok anak muda dari organisasi pastoral Katolik menerima undangan untuk menghabiskan malam di sebuah gereja tua yang kosong di Meksiko. Awalnya mereka melihat ini sebagai kesempatan unik untuk berkumpul dan memperkuat kebersamaan, namun lokasi yang sunyi dan bangunan tua itu ternyata menyimpan rahasia yang tak terduga.
Tanpa disadari, para anggota kelompok itu terjebak di dalam gereja, dan ketenangan berubah menjadi ketegangan saat mereka mulai merasakan kehadiran sesosok entitas misterius berupa arwah seorang biarawati yang penuh dendam. Lambat laun, situasi semakin menimbulkan rasa takut yang mendalam, memaksa mereka untuk menghadapi ketakutan terdalam masing‑masing di tengah suasana yang terus berubah semakin menakutkan.
Cerita Evil Nun berfokus pada upaya mereka untuk memahami apa yang terjadi di dalam gereja itu dan mencari cara untuk mematahkan kutukan yang mengikat roh tersebut, sementara setiap sudut bangunan, setiap suara, dan setiap interaksi menghadirkan suasana tegang yang khas dari film horor. Tanpa perlu bergantung pada kekerasan eksplisit atau alur cerita kompleks, film ini menggunakan suasana gelap dan ketegangan yang terus berkembang untuk membawa penonton melalui pengalaman horor yang intens.




















